Tampilkan postingan dengan label Coffee. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coffee. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Juli 2020

Foresthree Coffee

Sebagai pecinta dan penikmat kopi, aku pribadi menyambut baik dan antusias terhadap maraknya coffee shop baru di bumi Mojokerto Raya. Jadi semakin ramai tempat untuk ngopi syantik dan tentunya semakin banyak pula ragam kopi yang bisa dijajal plus aneka beverages yang nggak kalah unik nan menarik. Bertambah lah wishlist para pecinta kuliner sekalian.

Yang terbaru ini Foresthree Coffee hadir di Jalan Jayanegara 27, persis di seberang SPBU. Letaknya yang cukup stragetis dan eyecatchy, membuatnya mudah ditemukan. Beroperasi mulai jam 9 pagi hingga 10 malam, atau saat closed order. Oke nih, mampir beli kopi sebelum ngantor. Hehehe...

Foresthree Coffee sendiri sudah memulai soft opening mereka sejak penghujung minggu Juni lalu, kemudian disusul hari ini (dan besok) adalah grand opening-nya.

Beli 1 GRATIS 1, cuyy!
Jeng jeeengg~ promonya adalah BUY 1 GET 1 FREE untuk varian Oreo n Cream! Sungguh worth it sekali! Jadi ini tuh minuman milky based yang super creamy bertabur Oreo crumb lengkap dengan scoop es krim vanila. Huwenaks!!

Foresthree Coffee ini memang basicnya coffee shop and cafe. Suasananya asyik, cozy banget pun. Desain interiornya dirancang minimalis namun tetap instagramable. Cocoklah buat kalian yang mau nongki keceh bareng sahabat, ataupun kencan bersama pasangan.

Btw, (sepengetahuanku) kayaknya sementara ini mereka memang cuma sedia minuman aja, dengan kisaran harga mulai dari idr 15k-30k per cup. Worth it lah dengan kualitas premium kopi/minuman dan suasana coffee shop yang oke sekali. Sedangkan untuk menu Oreo n Cream yang tadi aku beli dibanderol 25k per cup. Cuan banget kan, selama promo grand opening ini segitu bisa dapat 2... Kuy lah, kalian cobain juga. 

But, yang mesti diingat, meskipun sekarang kafe-kafe sudah mulai aktif beroperasi sehingga kita bisa kongkow hore lagi, tapi tetap harus mematuhi protokol kesehatan ya, Dear. Wajib pakai masker dan bawa hand sanitizer ke manapun, hindari kerumunan, dan jaga jarak aman antar pengunjung.

Happy coffee, stay safe and healthy!

Selasa, 28 April 2020

Kedai Kopi Kulo

Selamat menunaikan ibadah puasa!


Cuaca Mojokerto lagi gerah-gerahnya, cucok banget ini buka puasa dengan es kopi yang auto nyegerin harimu.

Aku akhirnya berkesempatan mencoba 3 varian eksklusif dari @kedaikopikulo yang juga lagi ada promo Harkulnas!

Ada 3 jenis promo bundling untuk buka puasa rame-rame:
  • Paket 1 (5 Es Kopi Kulo) 
  • Paket 2 (2 Es Matcha Latte+2 Hojicha Latte)
  • Paket 3 (1 Es Strawberry Cheesecake+1 Es Blackforest+1 Es Cookies & Cream) 
Dan aku sengaja order Paket 3 karena variannya beda-beda, yaitu Es Strawberry Cheesecake, Es Blackforest dan Es Cookies & Cream yang normalnya dibanderol 71k bisa kamu nikmatin lebih hemat hanya dengan Rp. 49.700,- ajah!

Paling suka Es Strawberry Cheesecake. Rasanya unik dan lucu banget menurutku. Jadi, perpaduan antara stroberi dan cheesecake-nya pas, ada asam, asin, dan manisnya. Beneran seger buat buka puasa.

Es Blackforest ini dari awal udah pekat banget cokelatnya. Ada sirup merah dan serutan cokelat iuga di dalam yang bikin makin mantap. Buat para pecinta cokelat, varian ini wajib banget dicoba karena nggak akan mengecewakan deh, pokoknya.

Terakhir, Es Cookies & Cream ala Kedai Kopi Kulo juga nggak kalah oke. Manisnya pas, cookies-nya banyak nggak pelit. Diminum pakai sedotan yang gede itu, jadi lebih puas.

Overall, aku suka banget dengan menu-menu Kedai Kopi Kulo tadi yang emang unik sekali dan kayaknya di Mojokerto belum ada yang nyamain untuk ketiga varian rasa tersebut. So, big applause buat tim Kedai Kopi Kulo atas kreativitas menunya. 👏🏻👏🏻👏🏻

Btw, promo Harkulnas ini cuma berlaku untuk pembelian via GoFood, ya. Sampai tanggal 5 Mei 2020, gais. Masih lama, kok. Udah pada gajian, kan?

Minggu, 12 April 2020

Dalgona Iced Coffee Anti Gagal

Hello, Kanca Ngopi!
Kalian pasti sudah nggak asing lagi dengan Dalgona Iced Coffee yang viral belakangan ini. Varian kopi yang hits ini berasal dari Korea Selatan, loh. Nama Dalgona sendiri diambil dari nama kue tradisional Korsel yaitu kue Dalgona merujuk creamy foam kecoklatan yang bentuknya menyerupai kue tersebut. Unik, ya.

Di masa self-quarantine akibat pandemi Corona ini, banyak netizen yang kemudian berlomba-lomba mencoba membuat Dalgona Coffee sendiri di rumah. Mereka pun mengunggahnya ke media sosial dan menjadi tren.

Nggak mau ketinggalan hype? Kuy, coba bikin Es Kopi Dalgona ala kamu di rumah. Bahan dan cara buatnya gampang banget dan dijamin anti gagal!!

Bahan:
  • Kopi Nescafe Classic
  • Gula
  • Air panas
  • Susu cair UHT Plain
  • Es batu
Cara membuat:
  1. Campur kopi+gula+air panas dengan perbandingan 1:1:1 sendok makan. Aduk rata menggunakan garpu/pengocok/mixer hingga rata dan mengembang. Foam dikatakan sukses apabila sudah berwarna coklat muda dan tidak tumpah ketika dibalik. 
  2. Siapkan es batu dalam gelas secukupnya. 
  3. Tuangkan susu cair ke dalam gelas berisi es batu, setengah bagian saja. 
  4. Masukkan adonan creamy foam di bagian atas susu hingga memenuhi bagian gelas. 
  5. Tada! Selesai. 
Dalgio Iced Coffee ala Ume
Overall minuman ini beraroma wangi khas kopi. Creamy foam-nya ini yummy sekali dengan teksturnya lembut. Pahit kopinya terasa, segar susunya pun dapat. Ditambah es batu, this is perfect for a hot long day. Padahal aku bikinnya malam-malam.

Aku sendiri alhamdulillah langsung berhasil dalam percobaan pertama. Ini juga nggak lepas dari hasil riset dan tanya ke teman-teman yang sudah lebih dulu bereksperimen. Muahkasih. 

Nah, apa tipsnya biar nggak gagal? 
Poin terpenting dari misi pembuatan kopi Dalgona ini adalah meracik creamy foam-nya. Kalian harus pilih kopi hitam yang tanpa gula. Kemudian, patuhi perbandingan, hindari memberi air terlalu banyak. Selanjutnya, konsistensi untuk mencampur ketiga bahan tersebut. Karena meski sederhana tapi gampang-gampang susah loh, mengaduknya. Apalagi kalau kalian nggak ada mixer dan terpaksa melakukannya manual. Kayak aku. Dengan garpu dan kekuatan/kecepatan tangan perempuan yang nggak pernah masak, butuh sekitar 20-30 menit untuk menghasilkan adonan foam mengembang sempurnah. 
Gitu ya, gengs...
Oh iya, kalau kalian nggak bisa minum kopi atau mau  coba varian lain bisa pakai bubuk Milo/Chocolatos. Dan biar lebih hemat, susu UHT bisa diganti dengan susu bubuk yang sudah diseduh terlebih dahulu, atau kental manis. Rasanya nggak jauh beda, kok.

Selamat mencoba, ya!

Minggu, 23 Februari 2020

Kopi.id

Sueneng~~ di Mojokerto sudah mulai banyak coffee shop oke dengan beraneka ragam jenis kopi dan varian rasa yang lucu-lucu.
Kali ini ada coffee shop baru beralamat di Jalan KH. No. 38D, kalau setelah pasar buah itu masih lurus ke selatan, sebelum Topsell, posisinya ada di kiri jalan. @kopidotid ini modelan cafe atau coffee bar yang looks cozy dan nyaman banget. Aku berkesempatan dapat promo buy 1 get 1 free dalam rangka grand opening-nya.
Desain interior Kopi.id keceh abis and so instagramable. Terbagi menjadi 2 spot yaitu outdoor untuk smoking area dan indoor lengkap dengan AC. Habis panas-panasan otewe terus masuk sini tuh rasanya nyess banget. Adem mata-jiwa. Hahaha... Etapi seriusan, deh. 
Di dekat pintu masuk kalian akan langsung menemukan meja bar tinggi yang menerima order sekaligus pembayaran.
Krunya ramah-ramah, aku pun nggak segan bertanya tentang spesifikasi ragam menu ataupun segala teknis S&K pengambilan promo, misalnya. Jadi berbeda dengan ketentuan gratisan kayak di tempat-tempat lain yang kebanyakan ditentukan, ini tuh kita beli varian kopi bebas free-nya bisa pilih sendiri varian non kopi apa aja. Baik banget, kan?

Setelah galau finally aku mantap beli Kopi Baileys free Red Velvet, dan Brown Coffee free Matcha. Yeiii~

Baiknya sih, drink-in yaa~ sebetulnya pengin gitu kongkow sebentar sembari menikmati suasana kafe, tapi sayang banget karena kebetulan lagi rame dan seat-nya terbatas, akhirnya aku take away~ huhuhuu...

But it's worthy. Sekali lagi panas-panasan di jalan, sampai rumah akhirnya bisa ngopi dingin juga. Enaaak~ semuanya. Kopi Baileys-nya otentik, non alkohol, yak. Brown Coffee-nya mantaps, manisnya pas. Matcha dan Redvelvet-nya pun manis segar sesuai ekspektasi.

Overall aku suka sih sama menu Kopi.id tadi, baik itu kopi maupun non kopinya. Paling yang jadi catatan dia cup size-nya agak mini, ya. Tapi cukupan, lah. Dan dari segi harga karena Kopi.id ini memang termasuk premium cafe jadi harganya mungkin agak lumayan dibanding kopi-kopi lapak lainnya. Tetep masuk akal, kok.

Selasa, 04 Februari 2020

Karena Kopi, Kopi Hazelnut

Kemarin tiba-tiba dapat DM dari @karena_kopi dikasih voucher diskon 50% dong... Pas banget sore-sore pulang kerja hayuk lah mampir aja

Udah beberapa kali beli kopi di Karena Kopi dan selalu suka sama kopi di sini karena aku tahu mereka brew sendiri langsung, bukan sekadar jual kopi instan. 
Karena Kopi merupakan salah satu coffeeshop keren dengan harga yang sangat merakyat, sekaligus jadi favoritku, apalagi lokasinya dekat dari rumah.

Kali ini aku cobain varian Kopi Hazelnut untuk takeaway. Sukak bangeeet~ sama kopi satu ini. Karena Kopi royal banget kasih cokelat yang hampir separuh cup sendiri. Aku sampai agak bingung mau blend-nya gimana saking pekatnya.

Cokelatnya super enak, sama sekali nggak kemanisan. Kacang Hazel-nya kerasa, kopinya pun tetap nggak kalah mantap. Dan ketika semua itu bercampur it's heaven! Bahkan sempat aku simpan di kulkas sampai es batunya mencair pun, cita rasanya masih oke.

Pokoknya kalau tiba-tiba pengin ngopi damai di saat kaya atau bokek, kalian wajib cobain kopinya Karena Kopi ini.

Jumat, 10 Januari 2020

10/366

Selamat hari Jumat!
Kalau aku punya bokap, apakah tengah hari begini ia akan mengajak cucu-cucu lelakinya pergi jumatan, seperti kebanyakan kakek yang lain?
Jika aku punya bokap, apakah akhir pekan besok akan kami habiskan dengan berwisata sekeluarga?
Seandainya aku masih punya bokap, apakah kami akan bisa ngopi bareng setiap kali aku ingin?

Dengan atau tanpa kehadirannya, aku selalu tetap bisa punya bokap dalam hati.
Kopi susu cream cheese
Kelak anak-anak akan pergi jumatan bersama sang ayah, atau mereka berdua bisa jalan kaki ke masjid ramai-ramai dengan teman.
Kami tetap bisa berwisata sekeluarga meski ke tempat yang dekat dan sederhana saja.
Dan aku masih akan selalu ngopi setiap saat aku ingin. Dengan atau tanpa siapapun.

Ya, tidak apa-apa.

Selamat ulang tahun, Ayah. Maaf terlambat. Bukan lupa, cuma baru sempat. Semoga Ayah selalu sehat, bahagia, dan awet muda hingga saat kita kembali berjumpa.

@30haribercerita #30haribercerita #30hbc #30hbc20 #30hbc2010

Sabtu, 24 September 2016

Perfect Saturdate

Just attended to Iwan&Rya's wedding party in Raden Wijaya Hotel, catched up with baes, got nice pictures with them. Happy Wedding, Cong! Next time ketemu lagi kita ngopbar sambil bawa anak masing-masing, yee~ Amean Part II. Hihihi...

Terakhir ketemuan sama ini couple di Panties Pizza pas traktiran ultahnya Boss Henri (awal Juni, H min sepekan lairan--hamil 39w lebih--hehe). Bersamaan Elza-Anggi nikah mereka tunangan, dan alhamdulillah dilancarkan terus sampai hari H ini.

Tercatat member grup WA "Amean" yang notabene adalah geng ngopi ala-ala kita (est.2013 lah) aku dan Naw saling undang. Janjian datang bareng-bareng yang lain (Irene-Dito, Elza-Anggi, Icca-Fikar, Gigih, Kusnadi, Sembix-Atta, Ryan, dkk dll--ternyata Inaw kenal banyak sama 'arek-arek' juga. Such an impressive!) karena tadinya agak nggak yakin jangan-jangan nggak ada yang dikenal. Syukurlah kami sempat kumpul-kumpul dulu; bertukar kabar, ngobrol, foto-foto wefie!

Kelar jam 9an, aku dan kakbeb langsung cuss Wako Surodinawan menghadiri nobar Liverpool vs Hull City--dengan masih berkostum pasca buwuh. xD Untung couple set kami warnanya merah! Malu~ tapi 'demi' ya, karena ini kali pertamaku kembali ke ranah pernobar-bolaan mendukung tim merahku. #ynwa #kgmd

Tumbenan kakbeb inisiatif orderin black coffee yang--thanks God--rasanya indah banget. The first basic coffee of mine after my pregnancy. Kangeeen deh~~ bahagia itu sederhana.

FT: 5-1 Liverpool wins!!

Masyaallah~ malam ini cemerlang sekali. (((anak gimana anak)))

Selasa, 14 Oktober 2014

The Simply Heaven of Coffee

Kemarin aku baru saja main ke salah satu kafe yang bisa dibilang masih fresh di Jalan Majapahit, setelah rel kereta api, kiri jalan. Warga Moxerside mana yang nggak tahu Midas? Bukan, bukan Midas si raja tamak yang dengan sentuhan tangannya bisa merubah apapun menjadi emas itu, bukan. :P Midas ini adalah nama sebuah toko roti di kawasan Kranggan yang sudah lama dan cukup punya nama. Selain membuat aneka macam roti yang tasty, Midas juga mem-brand terang bulan produksi mereka di lokasi yang sama, plus sekarang punya kafe juga. :)

'Midas Pancake & Coffee House' nama yang sesuai sekali karena memang menu utama mereka adalah Pancake/Waffle dan Coffee. Seperti yang kukatakan tadi, aku sudah lama tahu tentang 'toko roti' Midas, tapi menyambangi kafenya baru kali pertama ini. Beberapa teman sudah pernah main ke sana dan merekomendasikan. Jadi mumpung ada waktu sepulang kerja, mampir saja.
Unexpected, karena nggak begitu kentara jika dilihat dari luar, aku sama sekali nggak menyangka kalau TKP 'Midas Pancake & Coffee House' ini luas! Serasa memasuki gua harta karun begitu. xP
ini lebih ke subjectively view dari seat kami, sih. 
Begitu melangkah ke dalam ruangan kafe semilir sejuk AC menyambut. Memberikan efek sejuk dan melegakan padaku yang barusan menempuh rute yang nggak bisa dibilang hore; hiruk-pikuk lalu-lintas para pegawai yang juga pulang kerja bikin mangkel, belum lagi udara sore yang panas dan rentan gerah, langsung serasa terobati.

Aku yang ditemani oleh Iis segera menyukai konsep yang disuguhkan oleh kafe ini. Pilihan warna cat dinding dan wallpaper, ornamen serta pernak-pernik seperti lampu-lampu hias dan poster berpigura diletakkan menyebar di segala penjuru kafe memberikan keunikan tersendiri. Ada macam-macam jenis seat yang menarik juga, seperti kursi warna-warni dengan sandaran rendah, kursi kayu bersandaran tinggi seperti yang kududuki, sofa-sofa empuk, dan bangku kayu tinggi bermodel bar. ;)
Begitu dapat meja setelah sebelumnya bingung ingin duduk di seat yang mana, seorang mas-mas menghampiri meja kami dan mengangsurkan daftar menu. Kami meminta untuk meninggalkannya saja dan nanti akan memesan sendiri. Aku sudah menduga akan ada banyak pilihan beverages di sini, tapi nggak sebanyak yang tertera dalam daftar menu. It was awesome! Both of the coffee and the blended. Tadinya pengin cepat-cepat pesan seadanya, segampangnya, tapi akhirnya kecantol juga untuk lihat-lihat dan pilih-pilih menu.
Aku dan Iis memeriksa seluruh daftar menu dan merundingkan apa yang akan kami pesan. Tapi yang membuatku lebih senang lagi, ada semacam uraian di bawah nama masing-masing menu yang merujuk pada bahan dan campuran apa saja yang terdapat dalam menu tersebut. Jadi pengujung nggak perlu tanya-tanya ke mas-mas waiter tentang spesifikasi nama-nama lucu dari menu yang diinginkan karena sudah tertera jelas di daftar menu.

Setelah melalui perdebatan yang cukup ribet, akhirnya kuputuskan memilih Caramel Macchiato untuk obat dahagaku sore ini, sementara pilihan Iis jatuh pada Chocolate Dream yang menurutnya layak diuji coba.
The chocolate and coffee blended
Iis segera pergi ke konter dan menyebutkan pesanan kami. Sembari menunggu aku memanjakan mata dengan memindai ruangan kafe ini sekali lagi dengan lebih saksama. Ternyata ada televisi menyala yang sengaja diletakkan pada rak di atas seat sebelah, walaupun dengan begitu kami tetap nggak bisa melihat apa-apa dari tempat kami karena terlalu dekat. The most eye-catching spot for me is the bookshelf yang terletak di beberapa sudut kafe. Selain memberikan kesan hommy anyhow, bahan bacaan bisa jadi berguna sekali untuk membunuh waktu selagi menunggu pesanan datang, terutama bagi kutu buku seperti kami.

Walau kami cukup terhibur dengan interior kafe yang memanjakan mata, tapi karena waktu kami yang mepet, akhirnya aku mulai resah nggak sabar, sementara Iis masih woles melihat-lihat daftar menu yang sengaja ditinggal (hehe) tanpa bosan. Aku sudah sangat haus, penasaran ingin segera mencoba minumanku, dan cepat-cepat pulang memburu maghrib.

Aku sudah akan mengecek pesananku ke konter saat seorang mas-mas menghampiri meja kami dengan nampan berisi dua gelas minuman yang terlihat menggiurkan. Aku lupa pada semua protesku. Mengucapkan terima kasih pada si mas dan segera mencicipinya (setelah difoto-foto lebih dulu :P).
Chocolate Dream, Caramel Macchiato+sugar
Hanya satu hal yang agak disayangkan. Karena tadinya kami nggak niat-niat amat kemari dan cuma memanfaatkan waktu luang -cuma pengin ngopi sore sekalian jalan- jadi yang terbayang, order minuman sembari ngadem, lalu langsung pulang. Nggak tahunya kami harus galau dulu menentukan pesanan.:| Dan sejujurnya butuh waktu lebih untuk menghabiskan minuman kami, tapi karena buru-buru mengejar maghrib, ya akhirnya jadi kurang bisa menikmati sajian dengan baik. But I have no doubt to try the other menu here again someday. ;)
Next must be the pancakes. Love love, coffee!

Jumat, 21 Maret 2014

H-1, Sayonara 22...

Alunan lagu 'Last Friday Night' yang dilantunkan Katy Perry menemani hening kopi hitam khas Celebrity Cafe yang rasa-rasanya sudah lama sekali nggak kunikmati.

Hikmad, kataku. Alih-alih terganggu dengan ingar-bingar Jalan Semeru di penghujung minggu, aku kenal sekali sendu ini. Bertemankan bayangan, kopi hitam, dan koneksi internet yang lumayan, penghabisan 22 kuabadikan di sini.
Well, nice to through these days of 22 years recent, but i gotta move on, leaving yesterday and today soon to meet tomorrow. I dunno what'll happen next but yah... this is life. My life.
Let's count...