Selasa, 03 Mei 2016

Unknown Love

Hi, May!
Nggak terasa sekarang sudah tanggal 3. Sebelas hari lagi adalah 1st Wedding Anniversary-ku dan Kak Anto. Aaakk~~ cepatnyaa~~ O(≧∇≦)O

Selekas itu pula kandunganku sudah memasuki 34weeks dan besok adalah jadwal kontrol. Per besok check up kandunganku sudah makin intens menjadi 2 minggu sekali dari yang sebelumnya 1 bulan sekali. Kian mendekati minggu-minggu akhir jadi makin gelisah. Meski 2x USG terakhir hasil 'ngintip'nya *insyaallah* cowok--yang mana sudah disiapin nama ketjeh oleh bapaknya bahkan sejak dia masih embrio--tapi masih ada kemungkinan bisa saja aku akan melahirkan bayi perempuan. Wallahu'alam bisshowab...

Nah, loh!? Bikin galau, kan. Sementara semua orang tahu mas bojo memang kepengin banget anak pertamanya laki-laki. Sudah dirancangkan nama paten yang nggak bakal bisa diganggu gugat. Muhammad Amin Haris Putra Cahyanto--called Aris--will be our child's name if he is a boy. Kalau ternyata perempuan, dia bilang pasrah saja aku yang cari nama.【・_・?】So, I have to get a good name for my future baby girl, then I've gotten a nice oneAmaryllishtar Reinissa Putri Cahyanto a.k.a Aryl❤ Artinya? Hihihi... Top secret until Baby R is launched. Pokoknya itu akan jadi kombinasi nama yang cantik banget dan nggak pasaran.
Kenapa nggak terdiri dari 5 kata kayak nama lengkapnya Aris? 
Ya kan kombinasi nama panjang Aris itu sudah paten 'dari sananya'. Tersusun rapi oleh nama masing-masing almarhum ayah kami berdua (M. Amin dan M. Haris)--para kakek dari Baby R. Nggak bisa diubah/dikurangi. Mau ditambah juga buat apa? Kasihan nanti pas UAN tulis namanya susah. Hahaha... Jadi ya, demikianlah. Sudah begitu meski 1 kata lebih panjang, nama 'Muhammad Amin Haris Putra Cahyanto' cenderung lebih mudah untuk ditulis maupun dilafalkan ketimbang 'Amaryllishtar Reinissa Putri Cahyanto' so it is okay nama lengkap Aryl lebih pendek 1 kata.

Menyadari probabilitas tersebut, aku sampai pada pemahaman baru bahwa anak laki-laki atau perempuan pada dasarnya sama saja; titipan Sang Maha Kuasa dengan hak yang sama untuk mendapatkan cinta, kasih sayang, perawatan, serta perlindungan semaksimal mungkin dari orangtua. Toh, aku juga anak perempuan ayah--meski sayangnya tingkah lakuku juga pernah agak kelelaki-lelakian. Kan ngeri juga kalau terlanjur beli pernak-pernik warna gelap atau motif kecowok-cowokan dan ternyata anak yang keluar cewek?? Atau sebaliknya, selama USG disangka cewek, lalu sudah beli perintilan serba-pink ala princess, eh mbrojolnya lanang! Makanya beli yang warna-warni netral saja.

Tapi yang manapun--entah itu laki-laki atau perempuan--aku hanya mengharapkan keselamatan dan kesempurnaan lahir batin untuk calon anak kami. Nggak terjadi kendala apapun di luar kesanggupan kami. Kami sekeluarga senantiasa dimampukan menjadi orangtua terbaik baginya, sehingga kelak bayi kecil kami akan bisa tumbuh sesuai hakikatnya dengan mengharumkan nama keluarga, serta menjadi pembuka pintu-pintu surga bagi kami--(bakal) orangtua penuh keterbatasan tapi selalu bersikeras melakukan yang terbaik untuk memperbaiki diri demi menjadi figur yang baik pula baginya. Allahumma aamiiin...


Senja jelang pulang kantor,

Mommy wannabe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

It's my pleasure to know that you've left a comment here. Arigatou~~ *^_^*