Tampilkan postingan dengan label Japanese. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Japanese. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Mei 2014

UB Malang: Bunkasai - Isshoni Tanoshimimashou

Isshoni Tanoshimimashou! Tema event jejepanganku yang kedua di 2014 ini. Nggak tahu  apa artinya, sih. Ehehehe... :P Entah kenapa, akhir-akhir ini aku begitu bersemangat berpartisipasi di berbagai kegiatan bersama komunitas. Walaupun aku nggak bisa dibilang pemula dalam event sejenis, tapi ini memang kali pertama aku (akhirnya) bisa berinteraksi secara langsung dengan member-member Mojokerto Animanga, yang untuk beberapa personil belum pernah kutemui sebelumnya.
Hontou ni gomen kudasai, Ricchan desu! Hajimemashite, yoroshiku onegaishimasu, minna! *bungkuk*
Me~nye~nang~kan! Selain terima kasih yang lebih-lebih, rasa bersalah juga nggak bisa lepas dariku kepada mereka. :'( Well, aku benar-benar sudah merepotkan senpai-senpai dan tomodachi Moxer Anima dengan mendadak berubahnya rencanaku secara sepihak. Aku yang sebelumnya terdaftar sebagai peserta genk bermotor mandiri, harus dibantu mencari barengan untuk berangkat, karena Hojo dibawa sama Okaa-san dengan Ai berangkat ke Malang duluan. >_<
Berboncengan dengan Alif-kun (kalau nggak salah, gomen to arigatou) kami mengambil rute luar lewat Japanan-Pandaan sementara beberapa anak motor yang lain memilih rute Cangar. He was very awesome when drove his bike. It was Supra! LOL
The girls
Memasuki UB, rupanya rombongan travel sudah datang, begitu pula dengan genk motor yang tadinya lewat Cangar. Sempat ada situasi saling cari. Sayangnya sebagian member memang sudah langsung menyebar, karena kebanyakan dari mereka adalah costplayer yang akan ber-costreet.

Seperti event-event jejepangan pada umumnya, costreet dipenuhi oleh para costpayer dengan kostum-kostum unik mereka, yang setahuku nggak jarang adalah buatan tangan sendiri, lengkap dengan segala macam asesoris pendukung yang super ketjeh. Selain costplayer yang meng-cosu-kan karakter anime, ada juga costwear, mereka-mereka yang senang tampil unik tanpa harus mengaplikasikan kostum/atribut khusus untuk menyamai suatu karakter. Versiku: mengenakan padanan pakaian apapun yang diinginkan dengan percaya diri. Apa aku juga sedang ber-costwear? ;)
Aku pribadi selalu kagum, selalu mengapresiasi tinggi-tinggi performance para cosplayer tersebut, baik yang full-action maupun sebatas pose. Kemarin bersama anggota divisi costplay Moxer Anima, aku mendapat banyak pengetahuan tambahan, bahwa menjadi costplayer memang sama sekali nggak segampang kelihatannya.
Yang selama ini kita tahu, costplayer-costplayer itu keren, ganteng-cantik, mirip-enggak sama karakter yang mereka perankan. Mungkin nggak terbersit, berapa banyak nominal yang mereka keluarkan untuk mendesain kostum tersebut hingga jadi semirip mungkin? Berapa banyak waktu yang mereka habiskan untuk menyiapkan kostum, membuat asesoris, dan latihan make-up? Make-up tools set juga nggak tiba-tiba saja dimiliki oleh pelajar. Mereka membelinya sesuai kebutuhan, meminjam dari orang lain yang punya, mereka mengusahakannya! Agar performance mereka benar-benar bisa total. Sugoi desu ne?


Dan aku percaya, kepuasan yang didapat saat bayangan di cermin menampakkan sesuatu yang kita idam-idamkan –persis sama, atau bahkan cuma sebatas menyerupai– nggak bisa dihargai dengan nominal berapapun. Itu kepercayaan diri, kebanggaan. Belum lagi saat masyarakat awam memuji dan ingin diabadikan posenya bersama. It’s awesome!
Pengalaman lainnya ketika aku terpisah dan iseng masuk ke sebuah gedung pusat kegiatan hingga lantai dua. Di ujung sebelah kanan dari tangga naik ada sebuah ruangan yang dikhususkan bagi para costplayer untuk berganti baju, make-up, dan berbagai macam persiapan lain sebelum mereka melakukan costreet. Super kuereeeeenn~~
I really wanted to take some of their pictures, but I was to speechless even just to say 'hi' to any of them. Omoo... >_< Cantik-ganteng dan keren-keren. Mau mati saking senangnya melihat karakter-karakter favoritku seperti jadi nyata. Costplayer-cosplayer itu sangat total!! :*
Sepi juga berkeliaran sendiri. Nggak lama aku memutuskan untuk kembali ke rombongan. Menurut rencana awal, pas dzuhur Ai sudah akan menyusul kemari. Menyusuri jalanan yang penuh dengan para Chara itu sensasinya luar biasa. It feels like you are in another world. A beautiful world of anime. A world of art. A world of fantasy. >w< Nggak henti-hentinya aku berdecak kagum. I'm so glad was born to be an animangania like this
Ai tiba juga meski sangat terlambat. Aku sedang mengagumi cosplayer Kirisuna saat dia menelepon, dan begitu kami bertemu aku segera mengajaknya hunting keduanya.

Belum lagi pukul 4 tapi aku harus segera meninggalkan venue untuk kembali pulang ke Mojokerto. Tidak bisa boncengan bareng teman-teman lagi, karena Okaa-san sudah menunggu di jembatan Suhat. Berpamitan ala kadarnya via sms kepada para senpai, dan beberapa cipika-cipiki dengan member yang kebetulan ketemu di perjalanan balik, dengan berat hati harus kusudahi petualanganku hari ini.
NARUTO: member Akatsuki-nya nyaris lengkap! keren!!

Curang nih! Minna take fotonya pas aku sudah pulang masaaa... :'(
Jya, matta ne! 

Senin, 03 Maret 2014

UMM Dome Malang: Japan Culture Daisuki - Taiyoutopia

sakura no hana
Agak mimpi-mimpi gimanaa gitu, bisa beneran datang ke event akbar jejepangan ini, yang -sumpah- ketjeh mampus pokoknya! >_< Semalam pas nyampe rumah pun masih agak-agak nggak sadar, "Wow! Aku baru pulang dari Malang, menghadiri acara JCD-Taiyoutopia!" yang setelah beberapa hari dinanti-nanti kepastiannya, tahu-tahu sudah memberi oleh-oleh pengalaman seru dan foto-foto yang tak kalah ketjeh bareng para cosplayers. Satu kata, KAKKOIII!! XD

Berawal dari kabar di wall Mojokerto Animanga tentang acara tersebut, sama sekali nggak ada bayangan bakal beneran pergi. Keinginan sih selangit, tapi menimbang situasi-kondisi-toleransi dkk selama beberapa waktu terakhir ini, kok kayaknya nggak akan semudah itu bisa datang ke acara tersebut. Tomodachi di Moxer Anima (aku nyebutnya gitu) sudah sepakat mau berangkat bareng-bareng dari Mojokerto dengan menyewa kendaraan. They asked me if i wanted to join them... Masalahnya, aku belum pasti juga berangkat apa enggak, terlebih rencana Eomma ke Malang juga masih ngambang.

But yess, we did! Luckyly, Fir-san rupanya bersedia mengantar kami ke Malang. Jadilah, kami nebeng mobilnya. Bersama Akbar, Ucup-kun, juga okaa-san, aku dan Icchan berangkat sehabis sarapan dengan Fir-san yang mengemudikan mobil. Bagiku perjalanan kami bisa dibilang cukup ekstrem, karena ini kali kedua kami menempuh rute melewati cangar yang pada episode perjalanan lalu dengan mobil Rozi-san, aku mabuk. :(




Don't have any idea what to say, it's just to amazing to be true. *super terharu* Foto-foto juga masih banyak yang belum ke-upload, dong! xD

Yang pasti ini bukan kali terakhir. Lain kali kudu banget hadir lagi dengan persiapan yang lebih maksimal. :*

Otsukareee~