Rabu, 31 Agustus 2016

Menanti Senja Tak Kunjung Datang

Berlari ku menuju matahari
Tapi tak kutemui
Aku pergi ke ufuk barat
Hanya tampak mendung yang menggeliat

Tiba-tiba kau muncul
Begitu saja, sekejap mata
"Senjamu takkan datang!" teriakmu lantang
Aku menangis
Tak ingin kehilangan apapun
yang sudah kujanjikan pada senja

Petang mengerang
Merutuk kenapa senja tak jadi datang
Ia menyuruhku pergi
Tapi aku tetap menanti
Senja harus tahu aku akan selalu menunggunya
di sini

Aku mencarimu
Kau tak ada di manapun
Terbenam sudah
Tenggelam musnah

Minggu, 14 Agustus 2016

1414th

Tanggal 14 untuk yang ke-14 bulan lamanya...

Still I into you. Loving you the most. Unconditionally. With all my can and incapability. 

Happy our 14th wedding monthversary, my dearest Love.


Selamat hari pramuka.

Aku seorang pramuka, kamu pun. Dasadarma yang semasa sekolah dulu hafalkan, semoga akan mampu kita laksanakan.

Amin.

#YNWA #KGMD

Rabu, 10 Agustus 2016

Cimbul vs Medicines

What a very very terrible day~~
After a whole last night couldn't sleep well 'til 9am this morning--penuh drama tangisan dan airmata--I do hate but have to took Aris to puskesmas imidiately, see the doctor.
・(/Д`)・

Nggak seperti biasanya--meski begadang semalaman namun subuh/paginya bisa tidur--sampai hampir siang si Cimbul tetap terjaga sembari rewel nggak henti. Semua kemungkinan yang kira-kira jadi penyebab sudah dicek, tapi nihil. Kami tetap nggak menemukan kenapa ini bayi terus menangis, menjerit, nggak kunjung lelap tertidur kendati segala upaya sudah dicoba.

Aku yang sudah amat sangat panik dunno what to do memaksa si ayah untuk membawa Aris berobat--apapun yang bisa membuatnya lebih baik. Dengan persiapan singkat seadanya--karena memang sama sekali nggak direncanakan--pukul 10 pagi kami berangkat.

Puskesmas jam segitu antriannya nggak terlalu ramai, tapi nunggu diperiksa dan nunggu dokter anak datang, itu yang lumayan lama. Setelah menunggu hampir 1 jam--usai nyasar di ruang tunggu depan ruang BP dan dicari-cari Bidan Nurul dari KIA, Aris sempat timbang badan dan dicek suhu tubuh, ditanya-tanya keluhannya juga--perdana kami berjumpa dokter anak. Untuk kali pertama pula aku berusaha menjelaskan keluhan yang bukan kualami sendiri. :( Semoga tepat sasaran.

Dr. Trias mendengarkan semua keluhan kami dengan baik. Aku tahu dia berusaha memberi jalan keluar yang masuk akal bagi kami yang kalut. Menurutnya Aris bisa jadi alergi terhadap sesuatu--entah makanan atau debu. Belum lagi bentuk pusar si Mbul yang unik tapi mendebarkan membuatnya rentan masuk angin dan jadi kembung. Itulah yang diindikasi menyebabkan Aris nggak enak badan hingga ia rewel. Subhanallah... o(╥﹏╥)o

Dari hasil pemeriksaan Aris diberikan resep obat, terdiri dari 3 jenis, yang bisa diambil di loket obat puskesmas. Tapiii~~ bayi 2 bulan, ges, sudah harus minum selain ASI. ヘ(;´Д`ヘ) beruntung Aris mudah sekali minum obat. Masing-masing obat diminum 1× sehari. Aku meminumkan salah satunya segera sepulang dari puskesmas (Zinc 20mg), yang kedua jelang mandi sore (Lacto-B), dan sebelum tidur malam (Cetirizine). Semoga semoga semoga tanpa menunggu obat habispun Aris akan lekas kembali pulih. Allahumma aamiiin~~~ *"Dalem, Bunda," sahut Aris* *ehh*

If only I could at his place, consume those medicines for him. Seperti inilah rasanya seorang ibu yang ikut merasakan kesakitan yang dialami sang buah hati, malah kalau bisa biarkan kami saja yang sakit, biarkan anak kami tetap sehat dan ceria seperti biasa.

Syafakillah Aris, nak cimbulku sayang...

Senin, 08 Agustus 2016

Eighty 8

Homeyyy~~
*bau busyuk*
Blog ini sudah lebih dari sekadar berkarat, tumbuh jamur, penuh sarang laba-laba, dan udara pengap. Jadi mari kita bersihkan dan hidupkan kembali. Ehehehe...

There are so many things happened in these recent days, weeks, months, that I haven't saved yet, but I really want to share it somehow, as my journal, my memories. My treasure.

Nggak tahu harus mulai dari mana karena banyak banget yang mau aku bagi dan simpan di sini, jadi postingan ini anggap saja sebagai teaser apa yang akan kutulis--segera. Sebagian akan jadi jurnal tentang beberapa kejadian di hari esok, beberapa lainnya akan tersempil ke tanggal-tanggal drafts tersebut seharusnya posted.

The clues: I've been staying at home for almost 2 months and for the next month. I have my baby already, it is Aris, dear world. I'm a mommy now. So there possibly will be a new tags #MArisCahyanto❤

Here, gimme a chuu~

Senin, 06 Juni 2016

Baby R Puasa Ramadhan

Selamat berbuka puasa!
Bagaimana puasa pertama hari ini? Alhamdulillah, perdana puasa lagi setelah kali terakhir puasa senin-kamis di bulan Rajab lalu--yang terpaksa diikuti dengan nge-drop-nya badan alias nggak kuat puasa. Semoga kali ini nggak begitu. Tetap lancar tanpa kendala berarti sampai tiba waktunya aku memang nggak lagi bisa puasa lantaran melahirkan. >_<

Btw, selain digosipkan bakal jadi #geminian yang pasti Aris akan lahir dalam Bulan Ramadhan ini, sebelum Syawal. Fyi, aku--mamaknya--dan dua saudara yang lain jugap lahir pas di bulan puasa. Walau memang cuma si bungsu saja yang diabadikan dalam namanya: Yanuar Rizky Ramadhan--calon oomnya si baby. Tapi tenang, sudah tahu bakal nama lengkap Aris, kan? Nggak akan ada 'Ramadhan'-nya. Biar nggak mainstream. :P

Terakhir dulu puasa pas Aris masih 5-6 bulanan--kalau nggak salah--dan sekarang sudah 9 bulan lebih, tapi intinya waktu itupun dia sudah 'cukup gede' dan 'sadar' terhadap dirinya dan situasi lingkungan. Si Aris kan selalu 'bangun' tiap jamnya sholat dan makan--ngudap, apapun. (-_-)ゞ (niruin siapa coba?) Nah, lucunya kemarin pun dan sebelumnya, Aris yang emang biasa bangun dan ikut sholat dhuha, menolak 'tidur' lagi karena 'merasa' sebentar lagi adalah jam nyemilnya. Jadilah dia umek sepanjang siang. Sudah dielus-elus dan diberi pengertian kalau bundanya sedang puasa, paling cuma bertahan anteng sebentar lalu jam 1-2 siang sudah bangun dan gedor-gedor lagi minta makan. Hehehe...

Minggu, 05 Juni 2016

Closingan

Marhaban Yaa Ramadhan... Selamat datang bulan suci Ramadhan. Selamat kembali berjumpa, bulan penuh rahmat dan berkah serta dibuka lebarnya pintu-pintu ampunan. Semoga kita selalu menjadi yang berbahagia menyambut hadirnya 30 hari indah sarat ibadah ini. Allahumma aamiiin...

Barusan pulang dari closingan bareng sobat Amean, bertepatan dengan syukuran ultah abang ganteng kita, Henry. Barakallah ye, Bang... Tiap tahun bolehlah diadakan kembali acara makan-makannya. Hihihi(ΦωΦ)#timgratisan

Kali ini sekalian incip kuliner baru di Jalan Majapahit (kompleks MIP, ex Nav Karaoke) Panties Pizza, yang konon sudah famous di kota-kota besar dan Mojokerto adalah cabang kesekian. Mumpung masih dalam promo buy 1 get 1 free khusus bagi para follower Instagram @pantiespizzamojokerto sejak tanggal 3 Juni lalu dan berakhir hari ini.

Pizza berukuran medium dipotong 4 dengan beraneka pilihan rasa. Untungnya karena beli banyak, kami berkesempatan mencicipi hampir semua jenis pizza. Sebut saja Pizza Dorman, Pizza President, Pizza Broadway, Pizza Chick O Cheese, Pizza Choco-cheese, serta beberapa yang entah apa nama dan macam isiannya. :P Pokoknya tadi sempat cobain yang isi sosis, keju, jamur, daging cincang, ayam-keju, beef-keju, dan campuran di antaranya. And they were not too bad even quite good untuk jenis pizza berbungkus roti (isian, bukan topping) dengan harga relatif ekonomis dibandingkan pizza sebelah, meski yah, kelas rasanya juga jelas beda lah. :'D Tersedia juga bermacam-macam beverages dan rasanya pun lumayan. Hanya sayang antrian kasirnya benar-benar luar biasa panjang mengular (mungkin karena masih dalam suasana grand opening). Jarak antara satu meja dengan meja lain terkesan sempit dan kurang private. Plus there is no mayonaise and enough tissue for all. (´・ω・`)

Anw, apa itu closingan? Menurut muda-mudi kekinian closingan terdiri dari kata dalam Bahasa Inggris closing(close) dan imbuhan dalam -an dalam Bahasa Indonesia, yang bila digabung maka maksudnya ialah 'penutupan'. Iya, penutupan. Segala yang dilakukan kali terakhir untuk kemudian rehat sejenak menghormati suasana Bulan Ramadhan. Manis, kan?

Pro dan kontra, sih. I mean ada saja yang berpendapat ini semacam pemuasan sesaat demi 'puasa' selama jangka waktu tertentu, dan akan dilakukan kembali bila sudah tiba saatnya. Do you get what I say? It is like useless shit for them. Tapi bagi yang kontra macam diriku, ya ini memang salah satu bentuk pelampiasan. But I know I do it for something bigger. Siapa tahu nggak akan ada 'lain kali' dan aku hanya bisa melakukan apa yang kuinginkan tersebut sekarang. I never wanna miss a thing. Don't wanna regret anything I wouldn't do.

Let's say. Kapan lagi aku bisa kumpul bareng sejawat dalam formasi nyaris lengkap begini? Di usia kehamilanku yang kian matang? Mumpung ada kesempatan. Minggu depan Baby R sudah akan memasuki minggu ke-39, aku (se)harusnya sudah benar-benar off dan fokus pada persiapan persalinan. Nggak akan ada waktu lagi untuk memikirkan yang lain, sesuatu yang sangat sepele seperti sekadar ngopi bareng atau kongkow berlama-lama. And I knew that it's gonna be happen 'till I'd have raised my child and stay at home for couple months without outgoing society.

Kapan lagi aku bisa menghadiri makan-makan gratis? *ehh* Kapan lagi aku bisa bebas pergi ke mana-mana sendiri? Tanpa merasa bersalah makan beberapa potong pizza berlumur saus pedas, tanpa merasa berdosa pulang malam jam berapapun yang kumau? Tidak peduli sudah berapa jam lamanya kuhabiskan waktu di luar rumah tanpa beban?

Adalah kesadaran yang menjadikannya penting. Sangat penting memiliki kesadaran untuk mengontrol diri sendiri melakukan/tidak melakukan sesuatu dan bertanggungjawab atasnya. Rasanya nggak perlu lah berdebat tentang apa yang seharusnya dan nggak harus dilakukan oleh oranglain. Yang penting diri sendiri dulu. Sudah melakukan yang benar, belum? Kenapa harus riweh mengurusi apa yang dilakukan/tidak dilakukan oranglain selama itu nggak mengganggumu? Mau mereka closingan atau tidak, mau mereka memuas-muaskan diri berhore-ria atau menyiapkan diri untuk jamaah sholat tarawih di masjid, itu urusan pribadi masing-masing. Siapa tahu mereka yang melakukan closingan makin mantap dan kusyu' ibadahnya karena sudah merasa puas nggak ada beban. Sementara yang lain--mungkin ya--mungkin di tengah-tengah ibadahnya masih kepikiran sesuatu. Merasa ganjil seperti ada yang kurang dan ingin dilakukan--entah apa. Sekali lagi, mungkin. Nggak semua manusia tingkat keimanannya sama dan bisa dipukul rata. Yang sungguh-sungguh niat ingsun beribadah tanpa ganggu gugat juga banyak, kok. Yang masih 100% istiqomah jamaah tarawih di masjid jelas cukup banyak, meski yang menyempatkan berburu kebutuhan lebaran di toko-toko dengan harus mengorbankan jam maghrib/isya', pun nggak sedikit. Ada.

Ingat, habluminallah-habluminnannaas. Ada hubungan baik dengan Tuhan, dan ada hubungan baik antar manusia. Berusaha memperbaiki diri sendiri dulu baru membantu perbaikan diri oranglain tanpa paksaan. Hidup itu indah selama bisa menghormati dan toleransi terhadap sesama. Jangan suka bikin segala sesuatu yang (sebenarnya) mudah jadi sulit, ahh.

Omongan ngawur penghujung weekend.

Jumat, 03 Juni 2016

USG Terakhir

Setelah kemarin kecele dan 'balik kucing' gara-gara pak dokter yang harusnya ngawal USG di puskesmas batal datang, hari ini akhirnya beliau menepati jadwal--di jam yang untungnya nggak lagi mancing emosi. Yup. Cuss dari rumah jam 8an pagi tanpa registrasi ulang, pemeriksaan selesai bahkan sebelum jam 10. Lucky, jadi nggak ngantor terlalu siang.

Tentu bukan kali pertama aku mengalami kejadian nggak mengenakkan macam itu. Ingat saat awal-awal aku coba ganti faskes? Sempat hampir bertengkar dengan resepsionis puskesmas mengenai berkas data dan jadwal pemeriksaan, lalu di-PHP beberapa hari hanya demi mendapatkan fasilitas USG--yang cuma sekitar 5 menitan saja, beda dengan USG mandiri di dokter kandungan khusus rumah sakit swasta/rumah sakit bersalin.

Ya, inilah risiko nggak horenya melakukan perawatan di fasilitas umum milik pemerintah yang free-cost. Kok kayaknya pasien bergantung nyawa banget pada pihak medis dan layak menerima perlakuan bagaimanapun dari mereka. Padahal kalau dipikir-pikir sebenarnya nggak 100% free juga karena however aku rutin membayar iuran BPJS, sekaligus 'warga kota' yang memang berhak mendapatkan pelayanan terbaik dari pemerintah kota apapun bentuk layanannya. #justblabling

Anw, alhamdulillah hasil cek USG baik semua. Posisi janin, plasenta, dan ketuban bagus, nggak ada masalah sama sekali. Kroscek lagi jenis kelamin Baby R yang syukurlah 99% nggak berubah sejak diagnosa pertama di usianya yang kala itu 6 bulanan. Mengingat cek fisikku kemarin juga aman terkendali (kecuali lonjakan bb dan problema kaki bengkak) insyaallah persiapan launching si baby kian mantap. Tinggal menata dan merapikan lagi niat ingsun, mental, dan psikis pribadiku saja. Maklum, makin ke sini emosiku kok rasanya jadi makin labil. Yah, begitulah... (´・_・`)


❤ganti topik❤
Sekujur badan masih njarem akibat pijat terapi kemarin, padahal yang dipijat cuma terbatas kaki sampai lutut, tangan sampai siku, pundak-punggung, dan wajah-kepala. *eh, banyak juga, ya?* Tapi efeknya lumayan kok, dengan segala keterbatasan situasi dan persiapan seadanya. Si bapak hampir seharian ngendon di kantor dengan 4 orang mbak-mbak yang antusias jadi pasien dadakan. Ya, tentu aku dan rekan-rekan kantor nggak akan melewatkan kesempatan langka ini. Mumpung ya, mumpung.

Boleh banget kalau ada yang mau cobain sensasi pijat relaksasinya juga. Sila cek lebih lengkap di Hasymi Pijat dan Bekam.

Happy malam weekend!

Rabu, 01 Juni 2016

Hey, June!!

Hello, world! It's June already. It was never be my special month (apalagi pernah ada tragedi 06-06-13, yang... ahh~ sudahlah!) but it's gonna be our Baby R's birthmonth. Yup, fyi, hpl-nya memang tanggal 13 Juni ini, bisa maju bisa mundur. Anything, pokoknya nggak jauh-jauh dari hpl dan normal serta lancar. Allahumma aamiiin~~ (>人<)

Tadi pagi jadwal terakhir kontrol 2 mingguan, karena minggu depan sudah waktunya kontrol lagi mengingat ini sudah masuk 38w2d. Besok sudah janjian USG terakhir juga. Deg-degaan~ kata Bidan Nurul, kepala Aris sudah mulai masuk panggul meski belum semua. Semoga melalui USG besok dokter bisa kasih info yang lebih valid dan memastikan nggak ada masalah apapun padaku dan si baby alias everything's okay. Aamiiin...

So, my weight is up 2kg(!) again into 56kg, total sudah naik sekitar 13kg dari sebelum hamil. Allahu Akbar!!! Pantesan ini badan sudah susah banget dipakai gerak, nggak muat dipakaikan pakaian macam-macam. After all should I end up wearing daster? ╥﹏╥ Nggak lah, sudah dipatenin niat ingsun pasca melahirkan harus bisa balikin badan semula sebisanya. Alon-alon soko kelakon. Pasti bisa! Harus berjuang ekstra biar bisa jadi mahmud yang (tetep) qualified.

Tensi darah normal 100/70 padahal bidan sempat mengira aku darah tinggi gara-gara sepasang kaki ini bengkak parah sekali. Cek hemoglobin (lagi) juga, diambil darah lagi.・(/Д`)・But it was worth, hasilnya bagus. Jadi dari tes hb kali pertama 11,6 lalu sempat turun ke 11,1 dan sekarang balik lagi 12,5. Semuanya di ambang batas normal.

Tentang persiapan jelang persalinan well, siap nggak siap. Segala perintilan bayi sudah diupayakan ketersediaannya melalui berbagai pertimbangan. Tapi konon yang namanya calon orangtua baru dalam menyikapi calon anak perdana bagaimanapun pasti tetap (kelihatannya) berlaku berlebihan. Saking inginnya memberikan yang terbaik buat si jabang bayi. Aku pun bukannya gelap mata dan terus-terusan belanja barang-barang lucuk untuk Aris, tapi ya gimana they're too cute to be ignored. Those cutie baby stuffs. Apalagi dengan kemampuan superku untuk mendapatkan segala perintilan tersebut dengan harga yang selalu membikin hati berbunga-bunga kala menebusnya. ヾ(´▽`;)ゝ

Betapa minggu-minggu akhir kehamilan yang begitu membahagiakan...

Sabtu, 21 Mei 2016

May be That Colorful

Yosha! Sampai juga di ⅔ Bulan Mei, 10 hari lagi menuju penghujung bulan. Pun tepat hari ini jatuh malam nifsu sya'ban, jelang bulan ramadhan yang insyaallah akan kita jumpai per tanggal 6 Juni 2016. Syemangat! ^▽^)9

Ke-positive thinking-an weekend ini dipersembahkan oleh mulai membaiknya Akaharu pasca 4 hari 3 malam menginap di servisan hape lantaran habis rusak cukup fatal. (ToT) Iya, terjun bebas tanpa pertahanan menghantam tegel kantor yang sontak membuatnya mati plethes, nggak mau on lagi meski sudah usaha kuapa-apain. So I had no choice but took it to service center. Setelah 3 harian, dua hari lalu sudah sempat kuambil dan 'tidur' rumah semalaman sih, tapi kemarin terpaksa balik servisan karena kondisinya belum pulih total dan baru kujemput lagi sore.

Jadi apa saja yang terjadi selama ditilap Akaharu? Yang jelas game online-ku mangkrak.(´・` )Kerjaan juga jadi nggak maksimal karena memang aku dituntut untuk selalu online, harus cepat dan mudah dihubungi. Tapi di sisi lain agak tenang juga akibat menurunnya frekuensi oknum yang berinteraksi denganku via apapun, baik line telepon maupun media sosial. Jadi yaa~ fokusku ke sekeliling bertambah dibanding biasanya (alias lebih peka). Hihihihi...

Selain tentang Akaharu, minggu ini berjalan cukup lancar dan menyenangkan. Hari Rabu jadwal kontrol pun alhamdulillah berjalan baik dan nggak molor-molor, bahkan cenderung selesai lebih cepat. Sebelum jam 10 sudah bisa balik kantor. Mas-mas rekan semeja yang pamit cuti genap seminggu juga sudah mulai masuk dan mengambil alih sebagian tugas yang menumpuk. Bersyukur saja untuk semuanya...

Kontrol di bidan puskesmas tetap 2 minggu sekali sampai usia kandungan 38weeks, lalu katanya akan makin intens jadi seminggu sekali. Aww~ makin dekat hpl makin deg-degan~~ nerveous-nya nambah-nambah tiap hari. Hope nothing but kemudahan, kelancaran, keselamatan--utamanya bagi Baby R--dan kekuatan cukup untukku. Aamiiin...

Paketan baby?
Menginap?
Jalan-jalan?
Rencana pindah kamar?

Rabu, 04 Mei 2016

Wednesday Weekend

It's Wednesday! Harinya kontrol si jabang bayi~~ Alhamdulillah, semua lancar jaya. Bangun pagi tepat waktu, nggak buru-buru. Antrian loket puskesmas aman, begitu pula di ruang tunggu periksa KIA dan loket obat. Ketemu 2 orang teman kelas TPG dulu, Mbak Yuli dan Ina yang perutnya sudah tampak membesar. Usia kehamilan mereka berkisar 5-6 bulan. Wow! Para 'senior' kami pasti banyak yang sudah melahirkan. And next month is going to be my turn. ^^

Pas diperiksa si baby lagi-lagi ngusilin Bidan Yuanita dengan salto dan guling-guling, begitu akan dicek detak jantungnya. Lucu gitu. >w< Setelah 'berusaha' mencari posisi yang pas, via doppler dag-dig-dug jantungnya Baby R terdengar timbul-tenggelam, padahal posisi doppler-nya sudah benar. Sebentar-sebentar bunyi keras, memelan, terus senyap. Lalu muncul lagi nyaring. Hihihi... Dasar anak ayah! Belum lahir aja sudah tengil begitu. xD

Bb naik, diameter(?) perut bertambah, sedangkan tensi ngedrop banget. :( Dibilang kurang istirahat. Semacam kecapekan, kepikiran, atau susah tidur. Indikasi pertama dan kedua bisa jadi, tapi yang terakhir nggak mungkin. Aku kan ngebo banget kalau soal tidur (dan makan). :P Keluhannya tetap kaki kram, akhir-akhir ini frekuensinya makin sering. Lalu mulai mbesesek kata bu bidan, efek rahim yang kian membesar mendorong diafragma, jadinya bikin sesak nafas. Normal saja untuk bumil, makanya jangan tidur telentang. Utamakan miring ke kiri, atau pindah hadap ke kanan. Bantal kepala ditinggikan. Hahaha noted!
My pregnancy progress
Akhirnya dapat juga info tentang prosedur peminjaman pompa ASI di puskesmas. Persyaratannya mudah: cukup menyerahkan fotokopi KTP dan KK (khusus warga kota) maka berhak meminjam set pompa ASI selama 6 bulan lamanya. Lumayan kan, cukup untuk menunda sampai bisa beli sendiri. Hehehe... Gimanapun niat untuk ASI eksklusif harus terealisasi demi tumbuh kembang Baby R yang sempurna. #prinsip *aku setrong*

Hari ini paket belanjaan barang-barang si baby datang lagi. Ternyata banyak juga dan semuanya lucuk maksimal! (≧▽≦) Yang paliiing bikin hepi adalah barang sesuai dengan ekspektasi--di samping fakta indah that all of them are in the lowest price plus free shipping. How lucky~~ Orang-orang pada iri bin nggumun kok ya nemu yang model-model begitu. Hihihi... Perjuangannya, dong! *emak-emak banget* Overall I proudly give 4 to 5 stars. ★★★★☆ Thanks a lot, @Shopee_ID next time mau banget belanja lagi kalau ada event dan promo yang pas. :Dv

Well, hari ini nggak jadi pulang awal seperti perkiraan teman-teman kantor. But it's okay, I've enjoyed almost this whole day. Nanti malam mau benar-benar nyantai. Mumpung besok dan lusa ada 2 tanggal merah, si ayah mau ngajak ke rumah Krian, biar bisa istirahat tenang katanya. ^^ Bagi yang lain mungkin ini adalah Rabu rasa Sabtu, apalagi awal dari golden week. Tapi entah gimana jadinya liburan panjangku besok. Nggak berharap terlalu banyak di tengah situasi saat ini. Que sera sera~ dinikmati wae lah~


Oiya! (((mau sekalian numpang curcol)))
Kemarin pulang kerja dijemput sissy. Kami yang sudah cukup lama nggak jalan bareng memutuskan untuk menghabiskan sore dengan ber-window shopping (alias cari promo di swalayan), lalu sehabis magriban, bertiga Tantit kami menjajal venue baru di Jl. Majapahit sekalian makan malam dan cari angin. ;)

Pink Mango Cafe&Eatery berlokasi di daerah Kranggan dengan nuansa pinky nan eyecatching ini sayangnya jauh banget dari asumsi awal kami. Layout-nya sih cakep dan unyu sekali, but not for the foods and beverages. They are totally awful. :(
Girls nite out
Kami memesan 3 mangkuk Pink Miso ala Jepang, masing-masing segelas black tea, greentea, dan chocomilk yang juga--katanya--kudapan khas dari berbagai negara tertentu. Foto? Nggak sempat mengabadikan saking lapar dan sedihnya melihat pesanan kami begitu mereka terhidang di meja. Ngenes. Nggak tega. It was like, "Seriously!? What are these shits?"

Yup! Harga yang dibanderol, ilustrasi daftar menu, dan kenyataan hidangan yang tersaji nggak kompare blas. Jatuhnya high price for very low quality and quantity. x( Kami merasa tertipu. Alhasil kami bertiga mendumel sepanjang acara kongkow cantik itu, yang untungnya sedikit tertolong dengan jepretan foto-foto yang lumayan dan koneksi wifinya cukup memadai.

Merasa nggak terlalu puas dengan pesanan pertama, aku dan Tantit mencoba memesan menu makanan lain selagi minuman kami belum tandas seluruhnya. Pilihan kami jatuh pada udang goreng, usus ayam goreng, dan semacam fish ball ala Taiwan--yang semakin menjatuhkan penilaian kami alih-alih memperbaiki kesan sebelumnya. Enough. I must say that this venue wasn't my type nor a good culinary stop as it said. Kecuali yang ngajak ke sana yang traktirin. Ehehehehe... (´`;)
(((sekian saja curcolnya)))


So, happy golden week everyone! Kalau ada yang mau ngajakin akika jalan-jalan boleh banget, kok. *karepe dewe*