Rabu, 04 Februari 2015

Surat Untuk Oppa

Annyeong, Oppa! <Halo, Oppa!>
Jaljjinaesseoyo? Jinjja oremaniyo... <Bagaimana kabarmu? Sudah lama sekali, ya...>
Neomu bogoshipoyo, Oppa~ <Aku kangen sekali padamu, Oppa~> Oppa kangen padaku juga, tidak?

Sudah lama sekali kita tidak berkomunikasi, eoh? Mmm... Barangkali sejak kau mulai serius dengan Unni itu, dan aku juga fokus dengan namjachingu-ku. Tapi berbeda denganku, Oppa sepertinya benar-benar tidak bisa meluangkan waktu meski sedikit saja untuk sekadar menyapaku. Gwaenchana, memang sudah seharusnya kau lebih mementingkan yeojachingu-mu daripada aku yang cuma seorang dongsaeng 'angkat' bagimu. ^^ Hehehehe...

Benar-benar sudah lama sekali, sejak pertama kali aku memberanikan diri menyapamu via message Facebook. Ingat tidak? Oppa dulu adalah seorang admin di fanpage Ryeowook Super Junior Lover –Ryeosomnia. Satu-satunya dan pelopor admin cowok! *tepuk tangan*

Kala itu aku begitu takjub, kagum, sekaligus penasaran. Jarang sekali aku menemukan namja yang mengakui dirinya seorang K-Popers. Apalagi Elf. Apalagi Ryeosomnia. Dan menjadi admin di fanpage pula! Jinjja daebak! Uri oppa jjang!! >w<

Di antara sekian banyak admin yang selalu online bergantian selama 24 jam 7 hari seminggu, lambat laun aku mulai memperhatikanmu. Mengingat karakter dan pembawaanmu ketika bertugas menjadi admin. Aku merasa bisa langsung tahu itu dirimu sekalipun kalian semua menggunakan ID pengganti. Kau menggunakan 'Ryeogant' sebagai identitasmu.

Kau tahu tidak, kalau dulu kau sangat susah distalking, Oppa? Dasar sok misterius! Beruntung ketika ada sesi #AskAdmin aku berhasil mendapatkan akun Facebook pribadimu. (≧∇≦)っ

29 Januari 2013. Chat pertama kita bahkan masih tersimpan. Mengendap di antara banyaknya chat-chat iseng yang terlalu malas untuk kuhapusi manual satu per satu.

Berawal dari sana, hubungan kita 'naik kelas' menjadi teman curhat via sms dan Whatsapp. Aku sudah seperti tempat sampah bagimu, sebagaimana kau sudah kuanggap sebagai kotak harta karun yang menyimpan berbagai perasaan yang tidak mudah kubagi dengan sembarang orang.

Berdua kita saling menggosipkan artis-artis Korea, bertukar info tentang single terbaru Suju, juga berkeluh kesah tentang kejombloan kita, dulu. Obrolan yang membuatku tertawa-tawa sendiri tengah malam.

Minimal seminggu sekali Oppa menelepon. Seringkali saat tak bisa tidur, atau ketika mendapat bonusan sehabis mengisi pulsa. Jika sudah begitu kita berdua pasti akan mengobrol sangat panjang, melintasi malam, sampai salah satu di antara kita jatuh tertidur.

Ahh, itu cerita lama. Kini Oppa ada di mana aku tak tahu. BBM-mu centang tak berkesudahan. Sudah ganti ponsel, atau Oppa sengaja menghapus pinku? Sekalipun keadaan kita yang seperti ini sama sekali tidak membuatku senang, tapi jika kau menghendaki begini, tidak apa-apa.

Baik-baik dengan unni yang sekarang, ya. Semoga dia tidak seperti ex yeojachingu-mu yang lalu-lalu. Jika Oppa membaca ini, boleh lah kita saling berkontak lagi.

Tetap jadi Gantppa-ku, eoh?



Sapphire Blue Ocean, 4 Februari 2015,


Ryeongllya –Ryeosomnia, neo yeongsaeng
Surat Ke-6 #30HariMenulisSuratCinta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

It's my pleasure to know that you've left a comment here. Arigatou~~ *^_^*