Sabtu, 04 April 2020

Xie Xie Boba Meri

Dear, Sobat Boba! 
Xie Xie Boba buka outlet baru lagi, nih. Terletak di Jalan Raya Meri, sebelum Alfamart yang selatan kalau dari arah terowongan Benteng Pancasila. So, termasuk ini kalau di total ada 4 (Gatul, Semeru, Benpas, dan Meri) cabang Xie Xie Boba di daerah Mojokerto kota. Se-hype itu! *plokplokplok*

Kok jauh-jauh ke Meri? Nggak beli yang di Semeru aja? Jadi hari ini tuh dia ada promo opening gitu, gengs. All variant diskon jadi cuma 10k aja! Pantang dilewatin, kan. Hehehe... 
Salted Sugar Caramel Boba
Dan kali ini aku cobain varian Salted Sugar Caramel. Aku beli yang paling mahal. Hahaha... Kata mbaknya ini termasuk bestseller, ya. Karena rasanya emang terbilang unik. Overall enak. Asin-asin manis gitu karamelnya. Bobanya chewy yummy khas Xie Xie, ini yang bikin aku sukak. Cup size-nya juga lumayan. Mantap lah ini diminum pas panas-panas terik gini.

Btw gengs, Xie Xie Boba ini tergolong minuman boba kekinian yang terjangkau, loh. Mulai dari 12k sampai 15k aja dan semua sudah include boba. Penting nih buat kalian para hamba boba.

Xie Xie!

Rabu, 01 April 2020

7 Serba-Serbi di Rumah Aja

Sudah sekitar 3 pekan sejak pemerintah memberlakukan social distancing dan work from home baik itu instansi pemerintah maupun perusahaan swasta bahkan seluruh tingkat sekolah, untuk melakukan pekerjaan/tugas dari rumah masing-masing demi meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19 yang kini tengah mewabah Indonesia sekaligus memutus rantai penyebarannya.

Hal tersebut tentu mengundang pro dan kontra bagi masyarakat, sebagian menilai sebagai keputusan terbaik, sebagian lain menganggap bekerja dari rumah tidak terlalu efektif.

Belum genap sebulan, sudah mati gaya selama di rumah aja? Padahal banyak lho, yang bisa kamu dapat atau lakukan selama di rumah aja.

1. Mendapat waktu istirahat yang cukup
Tidak sedikit dari para pekerja yang sering terpaksa beristirahat seadanya atau bahkan kurang tidur akibat padatnya jadwal kerja dan lembur.
Saat-saat self quarantine seperti ini pastinya sangat dinanti untuk memperbaiki kuantitas dan kualitas tidur dan istirahat.

2. Leluasa mengatur pengerjaan tugas
Merasa tegang saat mengerjakan tugas di kantor atau sekolah? Dengan work from home kita dapat me-manage waktu yang tepat bagi kita untuk mengerjakannya dengan santai dan relaks. Namun tetap harus konsekuen dan menepati deadline, ya.

3. Lebih dekat dengan buah hati
Bagi para orangtua, bekerja dari rumah tentu serasa mimpi jadi kenyataan. Terutama ibu bekerja. Dapat mendampingi buah hati sambil tetap mengerjakan tugas kantor ibarat pepatah "sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui". Pekerjaan kantor beres, anak-anak pun pasti senang ditemani ayah dan ibu.

4. Quality time bersama keluarga
Serumah tapi jarang bertemu? Adik sekolah, kakak kuliah, dan kedua orangtua bekerja. Selama masa di rumah aja, akhirnya kalian akan punya banyak family time, seperti sarapan dan makan malam bersama, mengobrol santai sembari minum teh/kopi, bahkan melakukan kegiatan beres-beres rumah bersama.

5. Melakukan me-time atau hobi
Mulai jarang melakukan self-care atau bahkan tidak ada waktu untuk menyalurkan hobi karena sibuk bekerja/sekolah? Tenang, daripada gabut di rumah aja, kamu bisa mulai melakukan metime misalnya merawat diri dan mencoba rangkaian skincare baru, serta kembali pada hobi-hobi lama seperti membaca buku, menonton film/drama, bahkan rutin berolahraga.

6. Mencoba dan mempelajari hal baru
Setiap hari adalah hari Minggu? Tidak perlu merasa bosan. Banyak hal baru yang dapat kamu coba lakukan di rumah. Belajar memasak, menjahit, atau crafting? Kamu juga bisa mengasah skill dan keterampilan kamu lebih baik. Lebih sering melukis atau membuat tutorial make-up dan bermain musik, misalnya.

7. Lebih peka dengan lingkungan sekitar
Selama berada di rumah aja kita mau tak mau akan lebih memerhatikan keadaan di dalam dan di lingkungan sekitar rumah. Mencari tahu bagian-bagian rumah mana yang perlu dibersihkan/direnovasi, misalnya. Tak jarang kita mendapati tetangga kiri-kanan yang mungkin juga sedang berkegiatan. Menjalani social distancing bukan berarti berhenti bersosialisasi sama sekali. Kita masih tetap dapat saling bertegur sapa sembari bertukar informasi mengenai perkembangan situasi terkait Covid-19 ini.

Kendati demikian hendaknya kita bijak dalam menyikapi situasi terkini. Tetap menjaga jarak aman, dan di rumah aja kecuali ada keperluan yang sangat mendesak seperti berbelanja kebutuhan keluarga.

Bagaimanapun inilah saatnya kaum rebahan pun bisa menjadi pahlawan meski di rumah aja. Kita mengambil peran yang tak kalah penting dengan rekan-rekan pahlawan medis kita yang tak henti berjuang di garda terdepan memerangi virus corona yang masih merajalela sejak kasus pertama.

Jadi, tolong ya, gais. Sampai pemberitahuan resmi selanjutnya, yuk, kita tetap di rumah aja. :)

Minggu, 22 Maret 2020

Sel Sel Cheese Tea

Cukup lama nggak kulineran, jiwa jajanku akhirnya kembali memberontak. Mumpung masih sore, aku terbayang pengin cobain es bubble baru, dan kali ini pilihan jatuh kepada @selsel_cheesetea_mojokerto.

Aku cuss ke lapak yang ada di Jalan Salak Magersari Indah, dekat dengan Taman Anti Narkoba. So, klean akan dengan mudah nemuinnya.

Sempat galau, lalu minta rekomendasi dari mbaknya, akhirnya aku pilih varian Fully Black. Why? Akutu kalau beli apa-apa emang suka nyari menu yang unik atau yang kira-kira cuma adanya di lapak itu aja. Kalau semacam Matcha atau Red Velvet kan di mana-mana pasti ada, ya... Nah, varian Fully Black ini adalah Dark Chocolate yang tampilannya eye-catching banget. Karena biasanya cokelat-cokelat di tempat lain nggak sepekat ini warnanya. Oh, tentu nggak lupa aku add boba dan ekstra cheesecream.
Fully Black Boba Cheesecream

Btw untuk harga, Sel Sel Cheese Tea ini cukup terjangkau. All item only idr 10k, exclude additional. Jadi kalau klean mau nambah boba atau cheesecream ya ada extra charge sekitar 2-5k, nggak mahal, kok.

Luckyly, pas beli ini tuh ternyata mereka lagi promo beli bundling, all item cuma 10k! Jadi komplet minuman es+boba+cheesecream aku bayar 10k aja! Thankyou, Sel Sel Cheese Tea.

Well, dark choco-nya emang enak sih, beneran pekat, tapi minumannya sendiri agak light. Disedotnya agak cepet habis gitu. Kwkwkw~ Boba-nya standar sih, cenderung soft, jadinya menurutku agak kurang chewy. Tapi cheesecream-nya enak banget dan beneran kerasa, bukan cuma pemanis mata aja. Nice!

Mungkin next time bakalan cobain varian rasa yang lain.

Jumat, 13 Maret 2020

Toyaa Thai Tea Surodinawan

Excited sekali cobain boba-nya @toyaa.official apalagi ada promo grand opening outlet baru di Jalan Surodinawan, kompleks kios pondok pesantren Al-Khadijah, sebelah utara lampu merah. Sebelumnya, Toyaa Thai Tea sudah ada outlet di Benteng Pancasila dan daerah Rolak. 
Outlet-nya keceh. Bisa buat drink-in juga. 
Aku cobain signature menu mereka yaitu Tiger Brown Sugar dan dapat free Mango drink tanpa boba. Btw, semua varian Toyaa tersedia dalam 3 size cup: 14oz, 16oz, dan 22oz yang masing-masing berbeda harganya tapi masih cukup terjangkau antara 12k sampai 16k. Sudah include chessecream dan boba, gais!
Tiger Brown Sugar Boba ft. Mango
Well, overall Tiger Brown Sugar ini lumayan. Manisnya pas, brown sugar-nya kerasa, dan semacam ada aroma khas gula merah ala cendol/dawet gitu. Unik, sih. Untuk boba-nya dia nggak terlalu chewy dan cenderung soft, jadinya ramah anak karena mudah dikunyah, ya. Sementara Mango drink-nya terbilang manis banget. Karena tanpa boba, dia jadi berasa semacam sirup gitu. Aku pribadi not too into it, tapi kata suami sih enak.

Kapan-kapan pengin coba Tiger Brown Choco dan varian lainnya. 

Sabtu, 29 Februari 2020

Chatime

Pecinta boba tentu sudah nggak asing lagi dengan brand ini. Sukses di kota-kota besar, sekarang Chatime hadir di Mojokerto. Prestasi sekali lah, berkesempatan incip minuman sultan ini. Hahaha...

Termasuk agak telat sih, opening-nya udah agak lama tapi baru dapat pencerahan untuk beli di tanggal keramat penghujung Februari ini. Tbh, aku belum pernah datang ke outlet-nya langsung Ini kebetulan aku order via GrabFood. Pas dapat kupon diskon lah, tentu.
Matcha Mousse with Pearl in Regular size
Kadang akutu suka amazed sendiri dengan pilihan-pilihan dan keputusanku yang jarang aku sesalkan, termasuk untuk menentukan menu/varian kuliner apa yang mau kubeli. Kwkwkw~

Dan bener-bener nggak nyesel udah pilih Matcha Mousse with Pearl-nya Chatime ini untuk pertama kalinya karena emang se-yum-yum itu. Pantesan aja beberapa sobat boba di kota besar demen sekali dengan minuman ini. 

Matcha-nya sumpah uenak. Pekat dan sensasi pahitnya masih berasa. Dari aromanya aja udah lezat. Foam (atau cheesecream?)nya juga mantap sekali. Apalagi pearl/boba-nya. Omggg~ surga dunia di terik Mojokerto ini mah. 

Sengaja sih, minta extra sugar. Niatnya buat jaga-jaga kalau nggak langsung diminum. Tapi ternyata segitu pun masih enak, nggak yang terlalu kemanisan. Ini mau banget kapan-kapan order yang ori/light sugar. Tapi untuk yang suka manis-manis, kayaknya better extra sugar begini aja.

Pokoknya menu Matcha Chatime ini worth banget, sangat sesuai dengan banderolnya. Tersedia dalam 2 ukuran cup: Regular dan Large. Oh iya, harga menu Chatime itu untuk minuman aja ya, exclude topping pearl/jelly, dan up size, itu additional. Tapi free charge untuk extra sugar-nya. 

Fix! 
Best Matcha in town

Jumat, 28 Februari 2020

Xie Xie Boba Gatul

Taiwanese Boba yang pertama aku coba, nih... Ketinggalan grand opening @xiexieboba.mojokerto beberapa bulan lalu dan baru sempat lewat outlet-nya sekarang. Terletak di Jalan Wijaya Kusuma, samping Indomaret Gatul. Sudah buka mulai jam 9 pagi, tapi aku sarankan mending ke sininya agak siangan karena kadang harus menunggu cheesecream yang masih dimasak.

Untuk kali pertama ini aku cobain Arome Regal Brown Sugar yang konon merupakan Signature menu dari Xie Xie Boba ini. Harganya cukup terjangkau, mulai dari 12k dan paling mahal sekitar 15k ajah sudah termasuk boba.
Arome Regal Brown Sugar Boba
And, yess!! ini enak banget. Brown sugar-nya beneran kerasa, terus ada sensasi aroma manisnya gitu. Boba-nya enak nggak yang lembek gitu, karena kebetulan aku emang cenderung suka dengan tipe boba yang kenyal chewy begini. Nice!

Xie Xie! 

Minggu, 23 Februari 2020

Kopi.id

Sueneng~~ di Mojokerto sudah mulai banyak coffee shop oke dengan beraneka ragam jenis kopi dan varian rasa yang lucu-lucu.
Kali ini ada coffee shop baru beralamat di Jalan KH. No. 38D, kalau setelah pasar buah itu masih lurus ke selatan, sebelum Topsell, posisinya ada di kiri jalan. @kopidotid ini modelan cafe atau coffee bar yang looks cozy dan nyaman banget. Aku berkesempatan dapat promo buy 1 get 1 free dalam rangka grand opening-nya.
Desain interior Kopi.id keceh abis and so instagramable. Terbagi menjadi 2 spot yaitu outdoor untuk smoking area dan indoor lengkap dengan AC. Habis panas-panasan otewe terus masuk sini tuh rasanya nyess banget. Adem mata-jiwa. Hahaha... Etapi seriusan, deh. 
Di dekat pintu masuk kalian akan langsung menemukan meja bar tinggi yang menerima order sekaligus pembayaran.
Krunya ramah-ramah, aku pun nggak segan bertanya tentang spesifikasi ragam menu ataupun segala teknis S&K pengambilan promo, misalnya. Jadi berbeda dengan ketentuan gratisan kayak di tempat-tempat lain yang kebanyakan ditentukan, ini tuh kita beli varian kopi bebas free-nya bisa pilih sendiri varian non kopi apa aja. Baik banget, kan?

Setelah galau finally aku mantap beli Kopi Baileys free Red Velvet, dan Brown Coffee free Matcha. Yeiii~

Baiknya sih, drink-in yaa~ sebetulnya pengin gitu kongkow sebentar sembari menikmati suasana kafe, tapi sayang banget karena kebetulan lagi rame dan seat-nya terbatas, akhirnya aku take away~ huhuhuu...

But it's worthy. Sekali lagi panas-panasan di jalan, sampai rumah akhirnya bisa ngopi dingin juga. Enaaak~ semuanya. Kopi Baileys-nya otentik, non alkohol, yak. Brown Coffee-nya mantaps, manisnya pas. Matcha dan Redvelvet-nya pun manis segar sesuai ekspektasi.

Overall aku suka sih sama menu Kopi.id tadi, baik itu kopi maupun non kopinya. Paling yang jadi catatan dia cup size-nya agak mini, ya. Tapi cukupan, lah. Dan dari segi harga karena Kopi.id ini memang termasuk premium cafe jadi harganya mungkin agak lumayan dibanding kopi-kopi lapak lainnya. Tetep masuk akal, kok.

Minggu, 09 Februari 2020

Review Novel Nona Teh dan Tuan Kopi, Arkais

Judul: Nona Teh dan Tuan Kopi, Arkais
Penulis: Crowdstoria
Penerbit: KataDepan
Cetakan: 1, 2018
Tebal: 378 hal
ISBN: 978-602-5713-68-2

Blurb:
"Bagaimana jika menjadi alasan seseorang untuk bahagia ternyata tak segampang yang ia duga?
Bagaimana jika alasan yang kau punya untuk bahagia ternyata hanya sekadar fana? 
Ketika Nona Teh memberi ultimatum yang membuat hati Tuan Kopi kembali patah. Ketika kebetulan ternyata tak membawa akhir bahagia. Apa yang harus Tuan Kopi lakukan untuk melanjutkan hidupnya?"

Terdiri dari 19 bab (-8 hingga 0 dan 19 hingga 28, yang entah apa alasan di baliknya), Arkais terasa sangat padat kendati lebih cepat rampung dibaca ketimbang Parak. Bisa jadi efek kisah yang kian larut dan pekat. Hingga benar-benar menyita perhatian--harus segera tuntas dibaca--agar tidak bikin penasaran.

Novel ini cukup menguras emosi. Lebih banyak mengungkap masalalu dan sisi lain dari Tuan Kopi, kebetulan-kebetulan antara dirinya dan Nona Teh mulai menemukan titik temu. Tidak menafikan jika keduanya saling tertarik, bisa jadi karena suatu ketika, bisa jadi juga mulai tumbuh cinta.

Mengangkat topik yang tidak biasa yakni psychology illness, banyak ilmu baru terkait yang pembaca jadi tahu dari Arkais. Betapa sosok keluarga dan kasih sayang tulus sangat dibutuhkan dan berperan penting dalam perkembangan mental dan psikologi seseorang, serta bagaimana hal tersebut berdampak pada kehidupannya di masa depan.

Selain alur maju-mundur, seri NTdTK menggunakan trilingual: Bahasa, English, dan Deutsch, yang menariknya tidak mengurangi kualitas jalannya cerita, sehingga tetap bisa dinikmati dengan runut oleh readers berbagai lapisan. Sangat suka dengan dialog-dialognya yang nyata dan mengena. Bagaimana Tuan Kopi dan Nona Teh berusaha membuka diri sekaligus menerima kehadiran masing-masing, lengkap beserta masalalu dan rahasia.

"...apa yang bakal kamu lakukan kalau kamu nggak ketemu atau nggak dipersatukan dengan jodohmu di dunia?"
"Doing good things that please God,"

Meski sedikit kurang puas dan jadi kesepian di halaman terakhir, aku melepas kisah cinta Nona Teh dan Tuan Kopi lunas di sini.

Jumat, 07 Februari 2020

Review Novel Nona Teh dan Tuan Kopi, Parak

Judul: Nona Teh dan Tuan Kopi, Parak
Penulis: Crowdstoria
Penerbit: KataDepan
Cetakan: 1, 2017
Tebal: 352 hal
ISBN: 978-602-6475-29-9

Membaca judul dan mengamati covernya; aku berekspektasi tinggi pada novel ini, mengingat kepopuleran dan ratingnya di Wattpad. Sekaligus menjawab tantangan sebagai pecinta kopi dan teh, wajib baca, dong!

Blurb:
"Dalam secangkir teh, adakalanya kalian temukan rasa manis jika meminumnya dengan gula. Pahit, mungkin saja. Sejatinya, yang tercecap adalah sepat semata. Kalian mungkin tak pernah tahu apa yang tersimpan dalam secangkir teh yang tertuang." 
"Dalam secangkir kopi, ada rasa pahit yang pekat kalian menyesapnya tanpa gula. Namun, dengan caranya sendiri, secangkir kopi menyemangati, membuat kita seketika terjaga."

Percayakah kau pada kebetulan yang (mungkin) mengabulkan harapan?

Nona Teh yang nyaris sempurna rupanya tengah menanti belahan jiwa. Berupaya menjalani hidupnya sebaik mungkin dan menghargai setiap perjalanan bersama orang-orang tersayang. Sayangnya, nasib baik tak selalu menyertai orang baik. Berbagai ujian datang. Jika tak bisa menemukan jodoh di dunia, barangkali di akhirat pun tak apa.

Tuan Kopi dianggap sebagai sosok tanpa cela. Namun, ia memiliki ketakutan akan mimpi buruk yang bersumber dari masa lalu kelamnya. Sebuah memori hitam dalam hidup yang mati-matian ingin dienyahkan. Rentetan kejadian berujung duka pada orang-orang yang berharga baginya.

Kebetulan demi kebetulan mempertemukan keduanya yang tidak pernah benar-benar asing. Ketika banyak rahasia akhirnya terkuak, akankah semua mewujud takdir, atau memang kebetulan belaka yang tak semestinya hadir?


Novel ini dituturkan dengan sangat apik dalam dua bagian berbeda: bagian Nona Teh dan bagian Tuan Kopi, yang kemudian 'menyambung' di bagian epilog. Alur cerita maju-mundur dengan detil yang sesuai porsi, memperkuat kisah romansa yang dibalut isu dan problema keluarga.

Membaca hari-hari Nona Teh dan Tuan Kopi seperti bercermin. Cerita mereka sungguh dekat. Tentang diri sendiri, keluarga, kehilangan, dan melepaskan. Keseluruhan isi novel adalah 'pengantar' bagi sekuel selanjutnya: Arkais.

Selasa, 04 Februari 2020

Karena Kopi, Kopi Hazelnut

Kemarin tiba-tiba dapat DM dari @karena_kopi dikasih voucher diskon 50% dong... Pas banget sore-sore pulang kerja hayuk lah mampir aja

Udah beberapa kali beli kopi di Karena Kopi dan selalu suka sama kopi di sini karena aku tahu mereka brew sendiri langsung, bukan sekadar jual kopi instan. 
Karena Kopi merupakan salah satu coffeeshop keren dengan harga yang sangat merakyat, sekaligus jadi favoritku, apalagi lokasinya dekat dari rumah.

Kali ini aku cobain varian Kopi Hazelnut untuk takeaway. Sukak bangeeet~ sama kopi satu ini. Karena Kopi royal banget kasih cokelat yang hampir separuh cup sendiri. Aku sampai agak bingung mau blend-nya gimana saking pekatnya.

Cokelatnya super enak, sama sekali nggak kemanisan. Kacang Hazel-nya kerasa, kopinya pun tetap nggak kalah mantap. Dan ketika semua itu bercampur it's heaven! Bahkan sempat aku simpan di kulkas sampai es batunya mencair pun, cita rasanya masih oke.

Pokoknya kalau tiba-tiba pengin ngopi damai di saat kaya atau bokek, kalian wajib cobain kopinya Karena Kopi ini.